BNJ Gelar Reses III Tahun 2026, Serap Aspirasi Warga di Tengah Efisiensi Anggaran



SITARO – Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) dari Fraksi Partai Golkar, Bob Nover Janis (BNJ), menggelar Reses III Tahun Anggaran 2026 di Ruko kediamannya, Kelurahan Akesimbeka, Kecamatan Siau Timur, Senin (13/7/2026).

Kegiatan reses kali ini berlangsung berbeda dari biasanya. Jika pada pelaksanaan sebelumnya BNJ menggelar reses secara bergilir di kampung-kampung wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) II Siau Timur, kali ini kegiatan dipusatkan di ruko milik pribadinya di Ulu Siau.

Dalam kegiatan tersebut, BNJ didampingi oleh Sekretaris DPRD Kabupaten Sitaro, Rolly Korengkeng, serta dihadiri konstituen dan masyarakat dari wilayah Dapil II.

Pada kesempatan itu, Bob Nover Janis menyampaikan sejumlah program yang telah direalisasikan selama dirinya menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Sitaro selama dua periode.

Program yang menjadi komitmennya sejak awal menjabat, yakni bantuan air bersih gratis serta bantuan pasir gratis, hingga kini masih terus berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Program pasir gratis diperuntukkan bagi warga yang sedang berduka maupun masyarakat yang membutuhkan material untuk pembangunan rumah.

Sementara bantuan air bersih dan pasir untuk pembangunan rumah diprioritaskan bagi masyarakat di daerah pemilihannya yang membutuhkan.

"Program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat akan terus kami upayakan selama saya masih diberikan kepercayaan menjadi anggota DPRD," ujar Bob Nover Janis di hadapan peserta reses.

Selain menyampaikan laporan pelaksanaan program, BNJ juga membuka ruang dialog bersama masyarakat.

Warga diberikan kesempatan menyampaikan berbagai usulan, masukan, maupun persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing agar dapat diperjuangkan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan yang dimiliki DPRD.

Menurut BNJ, seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi bahan perjuangan untuk dibahas bersama pemerintah daerah sesuai mekanisme yang berlaku.

Namun demikian, ia mengakui kondisi anggaran daerah saat ini mengalami penyesuaian akibat kebijakan efisiensi yang berdampak terhadap pelaksanaan sejumlah program pembangunan.

"Memang kita semua mengetahui bahwa saat ini pemerintah sedang melakukan efisiensi anggaran. Tentu kondisi ini menjadi tantangan bagi kami di DPRD dalam memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat," katanya.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, BNJ menegaskan dirinya tidak akan berhenti memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Menurutnya, anggota DPRD merupakan perpanjangan tangan masyarakat yang memiliki tanggung jawab membawa setiap aspirasi dari tingkat desa hingga ke pemerintah daerah bahkan pemerintah pusat.

"Saya tidak ingin masyarakat kehilangan harapan hanya karena kondisi anggaran sedang terbatas. Selama saya masih dipercaya menjadi wakil rakyat, saya akan terus memperjuangkan setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat. Memang mungkin tidak semuanya bisa direalisasikan dalam waktu yang bersamaan, tetapi saya akan mencari solusi terbaik agar usulan-usulan itu tetap memiliki peluang untuk diwujudkan."

BNJ juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga komunikasi dan kebersamaan dalam membangun daerah.

"Reses bukan hanya agenda formal DPRD, tetapi menjadi kesempatan bagi saya untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Saya percaya, dengan komunikasi yang baik, setiap persoalan pasti ada jalan keluarnya."

Kegiatan Reses III Tahun 2026 berlangsung dalam segala baik, Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari pembangunan infrastruktur lingkungan, pelayanan dasar, hingga kebutuhan sosial kemasyarakatan.

Seluruh usulan yang disampaikan akan dihimpun sebagai pokok-pokok pikiran DPRD untuk selanjutnya diperjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah sesuai kemampuan anggaran yang tersedia.