5 Titik Blankspot Diusulkan, BTS Tahap Pertama di Bukide Disetujui Kemkomdigi

SITARO – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus mendorong pemerataan akses internet dan telekomunikasi bagi masyarakat kepulauan. 

Komitmen itu disampaikan Plt. Bupati Sitaro Heronimus Makainas, SE saat audiensi bersama jajaran DPRD dan Dinas Kominfo di Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) RI, Jakarta, Selasa (2/9/2026).

Plt. Bupati Sitaro diterima langsung Direktur Akselerasi Infrastruktur Digital Kemkomdigi, Mulyadi.

Salah satu agenda utama adalah percepatan pembangunan infrastruktur Palapa Ring Tengah segmen Manado–Ondong Siau. 

Dalam pembahasan disepakati adanya re-routing atau penyesuaian jalur menjadi segmen Ulu–Tagulandang–Bitung/Likupang. 

Langkah ini diharapkan dapat memberikan manfaat konektivitas yang lebih optimal bagi wilayah kepulauan Sitaro.

"Pemerataan infrastruktur digital menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat Sitaro, terutama mengingat karakteristik wilayah kita yang terdiri dari pulau-pulau," tegas Heronimus Makainas.

Selain itu, Pemkab Sitaro juga menyampaikan masih adanya sejumlah wilayah blankspot yang belum mendapatkan akses telekomunikasi memadai. 

Pemerintah daerah mengusulkan pembangunan Tower BTS baru di lima titik. 

Namun karena keterbatasan anggaran, pembangunan belum bisa direalisasikan seluruhnya dalam waktu dekat. Untuk tahap awal, telah disetujui pembangunan BTS di Kampung Bukide yang direncanakan mulai pada awal tahun depan.

Pemkab Sitaro juga memperoleh persetujuan penambahan alokasi VSAT BAKTI. Bantuan ini akan digunakan untuk memperluas akses internet di wilayah yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi.

Audiensi tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sitaro Moghtar H.M. Kaudis, S.Pi., M.Si., Wakil Ketua DPRD Ronald Takarendehang, SE., Ak., serta Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kepulauan Sitaro Dr. Indra Purukan, M.MT.

Pemerintah Kabupaten Sitaro berharap hasil audiensi ini menjadi langkah konkret dalam mempercepat pemerataan konektivitas digital. 

"Dengan begitu, masyarakat di wilayah kepulauan dapat memperoleh akses komunikasi dan internet yang semakin baik," tutup Makainas.

Loading...