SITARO - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) segera melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 di wilayah Kabupaten Sitaro.
Sebelum memasuki tahapan pendataan door to door ke rumah-rumah warga, BPS Sitaro bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sitaro terlebih dahulu akan menggelar kegiatan Fun Walk dan Penandatanganan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat (26/06/2026), bertempat di kawasan Tugu Sitaro Masadada Park Ulu Siau, Kecamatan Siau Timur.
Kepala BPS Sitaro, Inke Margareth Tambeo SST, M.Ec.Dev, didampingi Ketua Tim Pelaksana Sensus Ekonomi 2026 Ayu Susilowati S.Tr.Stat serta Ketua Panitia Fun Walk Irene Savira Gabriella Sitanggang S.Tr.Stat, menjelaskan bahwa sebagian besar persiapan kegiatan difasilitasi oleh Pemerintah Daerah Sitaro.
“Dalam pelaksanaan kegiatan Fun Walk dan penandatanganan komitmen bersama Sensus Ekonomi 2026 ini, sebagian besar difasilitasi oleh Pemda Sitaro. Kegiatan ini juga melibatkan unsur Forkopimda Sitaro, HIPMI, PDAM, PD Pelayaran serta mitra pendataan lapangan,” ujar Inke saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya di Kelurahan Paniki, Kecamatan Siau Barat, Rabu (24/06/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut dikemas secara semi formal sebagai bentuk dukungan bersama dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Sitaro.
Selain itu, BPS Sitaro juga membeberkan mekanisme pendataan yang nantinya dilakukan langsung oleh petugas lapangan ke rumah-rumah warga.
“Pendataan door to door ini berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Nantinya petugas lapangan akan turun langsung mendata keluarga maupun berbagai jenis usaha masyarakat, mulai dari warung sembako, toko kelontong, reseller hingga konten kreator FB Pro yang sudah monetisasi. Intinya, usaha yang terlihat maupun tidak terlihat tetap akan didata,” jelasnya.
Untuk mendukung kelancaran pendataan di lapangan, BPS Sitaro merekrut sebanyak 75 orang mitra kerja sebagai petugas sensus.
“Total ada 75 petugas lapangan yang direkrut, terdiri dari 63 Petugas Pendataan Lapangan (PCL) dan 12 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML),” katanya.
Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi penipuan berkedok petugas sensus yang mengatasnamakan BPS Sitaro.
Inke menegaskan, masyarakat wajib memastikan identitas petugas sebelum memberikan data pribadi.
“Hati-hati terhadap penipuan atau pencurian data yang mengatasnamakan petugas sensus BPS Sitaro. Cara mengenalinya, masyarakat wajib menanyakan surat tugas serta name tag atau ID card petugas sensus. Karena seluruh mitra kerja lapangan kami dibekali surat tugas dan ID card resmi sebagai tanda pengenal,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, Kepala BPS Sitaro berharap seluruh masyarakat dapat bekerja sama demi menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang benar dan jujur.
Ia juga memastikan seluruh data masyarakat dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan kebijakan pembangunan ekonomi daerah.
“Untuk seluruh masyarakat Kabupaten Sitaro jangan khawatir dengan data yang diberikan kepada petugas sensus. Di BPS ada slogan TIR, yakni Terima petugas sensus dengan ramah, Isi data dengan benar, dan Rahasia,” tutupnya.
