SITARO, SitaroMasadada.com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Heronimus Makainas, SE, MM, melayat ke rumah duka keluarga Bondi–Bawole atas meninggalnya Almarhum Aiptu (Purn) Apolos Bondi, Jumat (5/6/2026), di Kelurahan Tatahadeng, Kecamatan Siau Timur.
Kehadiran Plt Bupati menjadi bentuk penghormatan terakhir sekaligus ungkapan belasungkawa dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro kepada keluarga yang tengah berduka.
Setibanya di rumah duka, Heronimus Makainas menyempatkan diri bertemu dan memberikan penguatan kepada keluarga yang ditinggalkan. Suasana haru dan penuh kekeluargaan mewarnai kunjungan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Plt Bupati menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya almarhum yang semasa hidupnya telah mengabdikan diri sebagai anggota Kepolisian Republik Indonesia.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Almarhum Aiptu (Purn) Apolos Bondi. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan penghiburan, kekuatan, dan ketabahan kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan,” ujar Heronimus Makainas.
Menurutnya, kepergian seseorang yang dicintai tentu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Namun ia mengajak seluruh keluarga untuk tetap kuat dan berserah kepada Tuhan dalam menghadapi masa-masa sulit tersebut.
Kunjungan tersebut juga menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat, khususnya keluarga yang sedang mengalami kedukaan.
Pihak keluarga Bondi–Bawole menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kehadiran Plt Bupati bersama rombongan yang telah meluangkan waktu untuk datang secara langsung memberikan dukungan moril kepada keluarga.
Sebelum meninggalkan rumah duka, Plt Bupati kembali menyampaikan doa dan harapannya agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan serta penghiburan dari Tuhan.
"Kiranya kasih dan penyertaan Tuhan selalu menyertai keluarga besar Bondi–Bawole. Kami berdoa agar keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi duka ini serta tetap memegang teguh pengharapan kepada Tuhan," tutup Heronimus Makainas.
