Mengenal Lebih Dekat IPDA Herry Djalula, Katim URC Polres Sitaro



SITARO – Di balik kesigapan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Kepulauan Sitaro dalam setiap patroli malam, ada sosok perwira yang memimpin langsung di lapangan. Ia adalah IPDA Herry Djalula, Kepala Tim URC Satreskrim Polres Sitaro.

Perjalanan pengabdiannya di Korps Bhayangkara telah dimulai sejak 2002. Kini, pengalaman lebih dari 2 dekade itu ia gunakan untuk menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

Lahir di Poigar, 19 September 1981, IPDA Herry memulai karier sebagai anggota Polri melalui pendidikan Dikmaba Polri Tahun 2002. 

Selama bertugas, ia mengisi berbagai posisi, termasuk di Polres Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). 

Di sana ia pernah menjabat sebagai Kanit 2 Pidana Umum dan menangani bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Satreskrim.

Dedikasi panjangnya berbuah penghargaan sebagai Bintara Terbaik Polres Bolsel pada peringatan Hari Bhayangkara 1 Juli 2023.

Tak berhenti di situ, tahun 2024 ia berhasil menyelesaikan pendidikan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 53.1 Resimen Laksamana Satya Prakasa. Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dari seorang Bintara naik ke jenjang Perwira Polri.

Saat ini IPDA Herry dipercaya sebagai Katim URC Satreskrim Polres Sitaro. Bersama tim, ia bertugas merespons cepat setiap potensi gangguan kamtibmas. Mulai dari patroli KRYD, pengawalan objek vital, hingga penertiban penyakit masyarakat.

Foto: IPDA Herry Djalula memakai kaos hitam dengam topi.

Baginya, tugas tersebut bukan sekadar jabatan.

"Jabatan bukan sarana untuk mencari kekayaan, tapi sebagai sarana untuk melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat," ucap IPDA Herry saat berbincang dengan wartawan, Rabu (2/9/2026).

"Jabatan adalah amanah, dan pengabdian kepada masyarakat adalah tujuan utama," lanjutnya.

Di balik seragam dinasnya, IPDA Herry adalah seorang suami dan ayah dari tiga anak. 

Ia menikah dengan Meilan Mamonto, S.E., Ak., yang bekerja sebagai pegawai pada bagian aset di Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow.

Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai tiga orang anak:

1. Azkiyah Sakwa Djalula, mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan di Universitas Gorontalo.

2. Ryan Aqshal Djalula, siswa SMA Wira Bhakti Gorontalo.

3. Azzahra Balqis Djalula, siswi kelas 3 di SDN 4 Mogolaing, Kotamobagu.

Bagi IPDA Herry, dukungan keluarga menjadi kekuatan utama dalam menjalankan tugas pengabdian.

Kini dengan semangat profesionalisme dan tanggung jawab, ia hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman terbaik bagi masyarakat Sitaro.

Loading...